Sarana dan Prasarana Pendidikan

0 komentar
SARANA DAN  PRASARANA PENDIDIKAN
pengertian sarana dan prasarana

Dalam bahasa Inggris sarana dan prasarana itu disebut dengan facility (facilities).
Sarana dan prasarana pendidikan disebut educational facilities.
Fasilitas pendidikan artinya segala sesuatu (alat dan barang) yang memfasilitasi (memberikan kemudahan) dalam menyelenggarakan kegiatan pendidikan.
Sarana pendidikan adalah segala macam alat yang digunakan secara langsung dalam proses pendidikan.
Prasarana pendidikan adalah segala macam alat yang tidak secara langsung digunakan dalam proses pendidikan.
Perbedaan sarana pendidikan dan prasarana pendidikan adalah pada fungsi masing-masing.
Sarana pendidikan untuk “memudahkan penyampaian/mempelajari materi pelajaran”.
Prasarana pendidikan untuk “memudahkan penyelenggaraan pendidikan”.
Dalam makna inilah sebutan “digunakan langsung” dan “digunakan tidak langsung” dalam proses pendidikan.
 
JENIS SARANA DAN PRASARANA
 
•sarana pendidikan diklasifikasikan menjadi tiga macam :
 
1. habis tidaknya dipakai 
2. bergerak tidaknya pada saat digunakan
3. hubungannya dengan proses belajar mengajar
                
                                  1. Ditinjau dari Habis Tidaknya Dipakai :
             a.    Sarana pendidikan yang habis dipakai. ex : kapur tulis, bahan kimia, kertas,tinta spidol, dll.   
             b. Sarana pendidikan tahan lama  ex  : bangku sekolah, papan tulis, atlas, globe, beberapa peralatan olah raga, dll. 
           2. Ditinjau dari Bergerak Tidaknya pada Saat Digunakan :   
  a. Sarana pendidikan yang bergerak ex : lemari sekolah, bangku sekolah, dll. 
  b. Sarana pendidikan yang tidak bergerak ex : saluran dari Perusahaan Daerah Air    Minum (PDAM), gardu listrik, dll 

3. Ditinjau dari hubungannya dengan Proses Belajar Mengajar
   a. Alat pelajaran ex : buku, alat peraga, alat tulis, dan alat praktik
   b. Alat peraga ex : alat pembantu pendidikan dan pengajaran 
   c. Media pengajaran ex : media audio, media visual, dan media audio visual


PRASARANA PENDIDIKAN
diklasifikasikan menjadi dua macam :
 
1. prasarana pendidikan yang secara langsung digunakan untuk proses belajar mengajar. seperti ruang teori, ruang perpustakaan, ruang praktik keterampilan, dan ruang laboratorium.  
 
2. prasarana sekolah yang keberadaannya tidak digunakan untuk proses belajar mengajar, tetapi secara langsung sangat menunjang terjadinya proses belajar mengajar. misalnya ruang kantor, kantin, jalan menuju sekolah, kamar kecil, ruang usaha kesehatan sekolah, ruang guru, parkir kendaraan.

 

7 kurikulum pendidikan

0 komentar
Pengertian Kurikulum


•Secara Etimologis, kurikulum berasal dari bahasa Yunani, yaitu carier yang artinya pelari dan curare yang berarti tempat berpacu.

•Mengandung pengertian suatu  jarak yang harus ditempuh oleh pelari dari garis start sampai garis finish.
       Kurikulum merupakan seperangkat atau sistem rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman untuk menggunakan aktivitas belajar mengajar sebagai kesatuan yang bulat untuk mencapai tujuan dalam proses belajar dan mengajar
Fungsi  Kurikulum
       •Pada dasarnya kurikulum itu berfungsi sebagai pedoman atau acuan.
•Bagi guru, kurikulum itu berfungsi sebagai pedoman dalam melaksanakan proses pembelajaran.
•Bagi sekolah atau pengawas, berfungsi sebagai pedoman dalam melaksanakan supervisi atau pengawasan.
•Bagi orang tua, kurikulurn itu berfungsi sebagai pedoman dalam membimbing anaknya belajar di rumah.
•Bagi masyarakat, kurikulum itu berfungsi sebagai pedoman untuk memberikan bantuan bagi terselenggaranya proses pendidikan di sekolah. 
Perkembangan Kurikulum Pendidikan di Indonesia 

1.Kurikulum 1947 (Rentjana Pelajaran 1947)
Kurikulum pertama yang lahir pada masa kemerdekaan memakai istilah Leer Plan (dalam bahasa Belanda) artinya rencana pelajaran.
Rentjana Pelajaran 1947 lebih mengutamakan pendidikan watak, kesadaran bernegara, dan bermasyarakat, daripada pendidikan pikiran.
2. Kurikulum 1952 (Rentjana Pelajaran Terurai 1952)
    Yang menjadi ciri dalam kurikulum ini adalah setiap pelajaran harus memperhatikan isi pelajaran yang dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari.
3. Kurikulum 1964 (Rentjana Pendidikan 1964)
    Yang menjadi ciri dari kurikulum ini adalah bahwa pemerintah mempunyai keinginan agar rakyat mendapat pengetahuan akademik, sehingga pembelajaran dipusatkan pada program Pancawardhana yang meliputi pengembangan daya cipta, rasa, karsa, karya, dan moral.
4.  Kurikulum 1968
     yaitu dilakukannya perubahan struktur kurikulum pendidikan dari Pancawardhana menjadi pembinaan jiwa pancasila, pengetahuan dasar, dan kecakapan.
5.  Kurikulum 1975
Kurikulum 1975 menekankan pada tujuan, agar pendidikan lebih efisien dan efektif.
Zaman ini dikenal istilah “satuan pelajaran”, yaitu rencana pelajaran setiap satuan bahasan. Setiap satuan pelajaran dirinci lagi: petunjuk umum, tujuan instruksional khusus (TIK).

6.  Kurikulum 1984 (Kurikulum CBSA)
     Meski mengutamakan pendekatan proses, tapi faktor tujuan tetap penting. Kurikulum ini juga sering disebut “Kurikulum 1975 yang disempurnakan”. Posisi siswa ditempatkan sebagai subjek belajar dari mengamati sesuatu, mengelompokkan, mendiskusikan, hingga melaporkan.
7.  Kurikulum 1994
     yaitu dengan mengubah dari sistem semester ke sistem caturwulan. Tujuan pengajaran menekankan pada pemahaman konsep dan keterampilan menyelesaikan soal dan pemecahan masalah.
 
8.  Kurikulum 2004 (KBK)
     Kurikukum 2004 ini lebih dikenal dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Diarahkan untuk mengembangkan pengetahuan, pemahaman, kemampuan, nilai, sikap dan minat peserta didik, agar dapat melakukan sesuatu dalam bentuk kemahiran, ketepatan dan keberhasilan dengan penuh tanggungjawab.
9.  Kurikulum 2006 (KTSP)
     Dikenal dengan sebutan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Perbedaan yang paling menonjol adalah guru lebih diberikan kebebasan untuk merencanakan pembelajaran sesuai dengan lingkungan dan kondisi siswa serta kondisi sekolah berada.
 Rencana Perubahan Kurikulum Pendidikan Nasional Mulai 2013





 

leave me alone please don't cry Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea