- Salah
satu ciri organisme adalah tumbuh dan berkembang.
- Pertumbuhan
adalah suatu proses pertambahan ukuran, volume dan jumlah sel dan bersifat irreversibel
(tidak kembali lagi seperti semula).
- Perkembangan
adalah suatu proses menuju suatu keadaan yang lebih kompleks dan dewasa.
- Pertumbuhan
dan perkembangan merupakan hasil interaksi antara faktor dalam dan faktor luar.
A. Faktor Luar
Faktor luar atau faktor lingkungan adalah faktor yang ada di sekeliling
organisme.
Organisme yang cukup gizi akan tumbuh dengan baik sedangkan yang
kekurangan gizi mengalami gangguan pertumbuhan.
Faktor lingkungan contohnya
a.
nutrien
dan air,
b.
cahaya,
c.
suhu,
d.
oksigen
dan
e.
kelembapan.
1. Nutrien dan air
- Nutrien
atau zat makanan diperlukan sebagai sumber energi dan sumber materi untuk
sintesis berbagai komponen sel yang diperlukan selama pertumbuhan.
- Hewan
mendapatkan nutrien dari tumbuhan dan hewan lain.
- Tumbuhan
mendapatkan nutrien dari dalam tanah.
- Nutrien
dibedakan menjadi dua yaitu
a. makronutrien
(unsur yang dibutuhkan dalam jumlah banyak) dan
b.
mikronutrien
(unsur yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit).
- Tumbuhan
yang kekurangan nutrien pertumbuhannya terhambat.
- Air
sangat penting bagi kehidupan karena air merupakan bahan pelarut di dalam
tubuh.
- Tumbuhan
yang kekurangan air akan meningkatkan sintesis hormon absisin yang dapat
menghambat pertumbuhan.
- Air
mempengaruhi kadar enzim dan substrat sehingga secara tidak langsung air
mempengaruhi laju reaksi metabolisme.
- Tumbuhan
yang kekurangan air, biasanya justru mempercepat pembentukan bunga dan biji
untuk mempersingkat siklus hidupnya.
2. Cahaya
- Cahaya
diperlukan oleh semua makhluk hidup.
- Tumbuhan
memerlukan cahaya matahari untuk fotosintesis dan pertumbuhan.
- Dalam
keadaan gelap, auksin merangsang pemanjangan sel sehingga tumbuhan akan tumbuh
lebih cepat. Tetapi tumbuhan tersebut mengalami etiolasi yaitu tampak kuning
pucat dan kurus.
- Cahaya
dibutuhkan tumbuhan dalam intensitas sedang karena jika intensitas cahaya
terlalu tinggi, klorofil akan rusak.
- Hewan
juga memerlukan cahaya matahari untuk mengaktifkan provitamin D di dalam kulit
menjadi vitamin D untuk kekuatan tulang.
3. Suhu
- Semua
organisme memerlukan suhu tertentu untuk bertahan hidup.
- Suhu
berpengaruh terhadap kerja enzim dan fisiologi orgnisme.
- Suhu
optimum yang paling baik untuk pertumbuhan adalah 10-38oC.
4. Oksigen
- Oksigen
diperlukan organisme untuk pernafasan.
- Oksigen
digunakan untuk membakar zat makanan agar menghasilkan energi.
- Energi
tersebut digunakan untuk beraktivitas.
5. Kelembapan
- Pada
tumbuhan, kelembaban udara mempengaruhi proses penguapan air.
- Jika
kelembapan udara rendah, maka penguapan air meningkat sehingga penyerapan air
dan garam-garam mineral oleh akar semakin banyak. Keadaan ini akan memacu
pertumbuhan.
- Kelembapan
tanah mempengaruhi kandungan zat organik di dalam tanah.
- Jika
kelembapan tanah tinggi, maka kandungan air dan bahan organik dalam tanah
semakin banyak.
B. Faktor Dalam
l
Faktor
dalam adalah faktor yang terdapat dalam tubuh organisme contohnya sifat genetik
dan hormon.
1. Gen
- Gen
bertanggung jawab dalam pewarisan sifat keturunan.
- Gen juga
berperan sebagai pembawa kode untuk pembentukan protein, enzim dan hormon yang
mempengaruhi, mengatur dan mengendalikan pertumbuhan.
- Setiap
sel hidup akan mewarisi gen dari induknya.
- Informasi
genetik yang tepat perlu diterima oleh setiap sel pada saat pembelahan sel,
agar setiap organ dapat tumbuh dengan tepat.
2. Hormon
- Hormon
pada manusia disebut somatotrof.
- Hormon
somatrof dapat meningkatkan pembelahan sel, sintesis protein dan pertumbuhan
tulang.
- Orang
yang kelebihan hormon somatotrof akan mengalami pertumbuhan raksasa
(gigantisme), sedangkan yang kekurangan akan mengalami kekerdilan (kretinisme).
- Masa
pertumbuhan manusia ada batasnya.
- Pada
laki-laki umumnya pertumbuhan akan terhenti pada usia 22 tahun, sedangkan pada
perempuan pada umur 18 tahun.
- Hormon
pada tumbuhan disebut fitohormon contohnya auksin, giberelin, sitokinin, asam
absisat, etilen, asam traumatin dan kalin.